Rabu, 11 Januari 2012

Google Sediakan 100.000 Domain Gratis untuk UKM


JAKARTA, KOMPAS.com - Masih minimnya jumlah pengusaha di Indonesia yang memanfaatkan media online membuat Google tergerak dengan menyediakan domain dan hosting melalui program 'Bisnis Lokal Go Online'.

Program ini ditujukan untuk 100.000 usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia dengan mendorong mereka mempunyai website sendiri, dengan ini mereka bisa berjualan melalui media online.

Managing Director Google Southeast Asia, Julian Persaud menjelaskan lebih dari 40 juta penduduk Indonesia menggunakan internet secara rutin dan lebih dari 130 juta orang menggunakan akses online melalui perangkat seluler untuk mencari toko dan layanan lokal.

Rata-rata pengguna internet di Indonesia umumnya untuk mencari informasi seputar hiburan, tempat makan, olahraga, berita ataupun informasi tentang di mana mereka dapat membeli produk elektronik terbaru.

Namun statistik menunjukkan hanya ada 75.000 UKM dari total 17 juta UKM yang baru memiliki website sendiri. Sebagian besar UKM tersebut belum online dikarenakan mereka umumnya menganggap bahwa website masih mahal, rumit atau alasan tidak punya waktu.

"Kami ingin bantu mereka. Dukungan yang kami berikan berupa pembuatan domain gratis dan hosting gratis selama setahun kepada 100.000 UKM," ungkap Julian di acara Bisnis Lokal Go Online di Hotel Le Meridien Jakarta, Rabu (11/1/2012).

Bantuan dari Google ini secara lebih rinci yaitu:
- Gratis domain ".co.id" untuk satu tahun pertama setelah pendaftaran. Untuk tahun berikutnya peserta UKM akan dikenakan biaya maksimal Rp 150.000 per tahun.
- Gratis konsultasi dan edukasi bisnis yang berkelanjutan
- Gratis iklan online dan terdaftar di Google Maps
- Kupon AdWords bernilai Rp 500.000 untuk 100.000 pendaftar pertama yang telah mengaktifkan situs mereka dan memiliki akun di AdWords

Selain itu, Google melihat ada potensi pertumbuhan yang sangat besar bagi UKM di Indonesia. Program 'Bisnis Lokal Go Online' ini merupakan bentuk komitmen jangka panjang Google kepada Indonesia. Harapannya, Google dapat memberikan manfaat ekonomi secara nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Untuk program Bisnis Lokal Go Online ini, Google akan menggunakan Business Site Builder, sebuah piranti lunak gratis buatan Google yang dapat dipergunakan untuk mendesain website, yang juga secara otomatis dapat membuat situs untuk ponsel pintar maupun feature phone.

Business Site Builder ini dirancang untuk meminimalisasi kendala yang selama ini menyulitkan UKM untuk go online, dengan menjadikan proses membuat dan mengelola sebuah website murah, cepat, dan gratis.

Google mengadakan program ini bekerjasama dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Kementerian Koordinasi Perekonomian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Ilmu Komputer (Aptikom), Melsa, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Bakrie Connctivity dan Multiply.com.

Google Alihkan 100 Ribu UKM ke Online


Google memberikan fasilitas gratis selama satu tahun kepada 100 ribu UKM yang mendaftar.


VIVAnews - Potensi perkembangan internet di Indonesia kian besar. Namun sayangnya, belum banyak kalangan pengusaha yang memaksimalkan fasilitas online. Untuk itu, Google Asia Tenggara meluncurkan program 'Bisnis Lokal Go Online', www.bisnisgoonline.co.id.

Tujuan mereka adalah agar usaha kecil menengah (UKM), yang menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) terakhir berjumlah 75 ribu unit, beralih ke bisnis online.

“Saat ini, dari statistik, UKM di Indonesia yang menggunakan Internet sebagai jalur pengembangan bisnis masih kecil,” kata Julian Persaud, Managing Director Google Southeast Asia, di Jakarta, Rabu 11 Januari 2012. “Dari 17 juta UKM di sini, hanya 75 ribu yang memiliki website," ucapnya.

Salah satu problem yang menghambat bisnis go online, menurut Persaud, adalah anggapan investasi yang masih rumit dan mahal. “Untuk itu, Google memberikan website, domain, dan hosting gratis selama satu tahun kepada 100 ribu UKM yang mendaftar pertama kali,” ucapnya.

Tahun berikutnya, Persaud menambahkan, UKM tersebut akan mendapatkan potongan harga dengan dikenai biaya hanya sebesar US$12 per tahun.

Pada program ini, Google juga memberikan saran dan edukasi gratis yang berkerlanjutan. Pengusaha juga mendapatkan fasilitas gratis iklan online bahkan terdaftar di Google Maps.

"Kami melihat potensi pertumbuhan besar bagi UKM di sini. Untuk itu kami berharap program ini bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Indonesia," lanjut Persaud.

Saat ini, di Indonesia terdapat setidaknya 40 juta pengguna internet dan 130 juta pelanggan telepon genggam. Sebagian besar dari pelanggan tersebut menggunakan komputer dan ponsel untuk mencari informasi lokal secara online.

Pada program ini, Google menggandeng Kementerian Koordinator Perekonomian RI, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UKM, PANDI, KADIN, APTIKOM, Melsa, Multiply.com, dan Bakrie Connectivity. (art)

• VIVAnews