Minggu, 29 April 2012

Dua Aktor Kuba Membelot ke AS

Liputan6.com, Miami: Dua orang aktor Kuba yang membintangi film bertema pembelotan, akhirnya benar-benar membelot ke Amerika Serikat. Kedua aktor berusia 20-an itu, Javier Nunez Florian dan Anailin de la Rua muncul setelah selama sepekan menghilang dan bersembunyi. Keduanya membintangi film berjudul Una Noche (Satu Malam) yang berkisah soal tiga pemuda Kuba yang mencoba lari dari kemiskinan dengan mencoba hidup baru di Miami. Dalam festival film Tribeca, film ini memenangkan tiga penghargaan, termasuk aktor terbaik untuk Javier Nunez. Mereka menghilang di Miami, ketika pesawat yang mereka tumpangi dari Havana ke New York untuk mengikuti festival film Tribeca, sedang transit. Di Miami, keduanya memberikan wawancara kepada sebuah stasiun televisi lokal berbahasa Spanyol, America Teve. Kepada televisi itu, Nunez mengatakan dia berharap bisa mengembangkan karier filmnya lebih jauh di Amerika Serikat. Saat berada di Bandara Miami, Nunez dan De La Rua mengatakan kepada produser film, yang pergi bersama mereka, Sandy Perez Aguila bahwa keduanya akan menemui sang produser di gerbang keberangkatan menuju New York. Namun, keduanya tak pernah muncul di tempat yang disepakati. Perez kemudian melaporkan hilangnya kedua aktor itu ke kepolisian Miami. Tetapi kepolisian belum menerima laporan Perez dengan alasan seseorang dinyatakan hilang setelah selama 24 jam tak diketahui keberadaannya. Perez pun melanjutkan perjalanannya ke New York dan di sana dia mendapati koper kedua aktor itu dalam keadaan kosong. Dalam wawancara dengan Reuters, kedua aktor itu mengakui pemikiran soal pembelotan muncul ketika mereka mendapat undangan ke New York. "Di satu sisi, sangat berat meninggalkan keluarga dan teman-teman di Kuba. Tetapi di saat yang sama, jika saya melakukannya maka saya bisa membantu mereka. Tak ada masa depan di Kuba," kata De La Rua. Kuasa hukum kedua aktor itu mengatakan berencana mengajukan permohonan suaka politik karena mereka menghadapi hukuman berat jika kembali ke Kuba. Dalam beberapa tahun terakhir sejumlah seniman dan atlet Kuba memilih membelot ke Amerika Serikat. Pada 2005, penari balet Kuba, Rolando Sarabia kabur ke Amerika Serikat. Pada 2008, tujuh anggota kontingen sepakbola Olimpiade Kuba kabur di Florida setelah pertandingan melawan AS. Tahun lalu lima orang anggota Balet Nasional Kuba, memilih tidak kembali ke negerinya usai menggelar pentas di Kanada.(BBC/ADO)